PPRQ

NGASEM - NGAJUM - MALANG - JATIM

Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258, Sanusi Ungkap Segudang PR yang Harus Diselesaikan

Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258, Sanusi Ungkap Segudang PR yang Harus Diselesaikan
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Plt Bupati Malang, Sanusi saat hadiri upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258 di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Rabu (28/11/2018).

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Tepat pada tanggal 28 November 2018, diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Malang.

Hari ini, wilayah yang memiliki 33 Kecamatan itu berusia 1.258 tahun.

Di usia yang lebih dari 10 abad tersebut, Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengungkapkan masih punya segudang pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Dalam perkembangannya, pasang surut telah terjadi di Kabupaten Malang. Saat ini merupakan momen penting bagi aparatur Pemkab Malang untuk menjadi evaluasi terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena, masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus kita laksanakan bersama,” kata Sanusi saat upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258 di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Rabu (28/11/2018).

 

Sanusi menegaskan, yang menjadi prioritas adalah pengentasan kemiskinan.

“Pengentasan kemiskinan yang menjadi ujung tombak program Kabupaten Malang,” tegas Sanusi.

Sanusi menjelaskan, tahun lalu, angka kemiskinan di Kabupaten Malang sebanyak 11,04 persen. Tahun 2018 ini, angka tersebut diprediksi turun antara 10,94 persen sampai 10,54 persen. “Kondisi ini akan lebih baik dari Jawa Timur sebesar 11,02 persen,” terangnya.

 

Untuk itu, ia mengajak seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Malang untuk melakukan langkah-langkah perbaikan yang bersifat terobosan dan menciptakan kepeloporan di berbagai bidang untuk masa depan Kabupaten Malang yang lebih baik.
Tema yang diangkat pada Peringatan Hari Jadi ke-1.258 ini adalah “Membangun dan Berprestasi Bersama Masyarakat guna Menjadi Tumpuan dalam Visi Pemkab Malang Tahun 2016-2021.”

Kabar gembira juga datang bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Malang.

Tahun depan, mereka akan dijamin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Alhamdulillah, pada tahun 2019 ini DPRD menyetujui masyarakat dijamin BPJS melalui APBD,” tandas Sanusi.

 

Selain itu, jika pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang tahun lalu masih berada di angka 5,43 persen, maka tahun ini Pemkab Malang meperkirakan angka tersebut akan mengalami kenaikan hingga 5,61 persen.

Sementara itu, menanggapi masih adanya lanjutan pemeriksaan saksi-saksi oleh KPK perihal kasus yang menjerat Bupati Rendra Kresna, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga anti korupsi tersebut untuk menjalankan tugasnya di Kabupaten Malang.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK, biarkan menjalankan tugasnya dengan baik,” tandas Hari.

Tak banyak komentar yang diucapkannya menanggapi hal tersebut.
“Semoga setelah itu, Kabupaten Malang bisa menjadi lebih baik,” tutupnya. (Erwin Wicaksono)
sumber : http://jatim.tribunnews.com

Share
Updated: November 28, 2018 — 2:46 pm
PPRQ © 2014 Frontier Theme